Demo Blog

8 HAL YANG PATUT DIPERTIMBANGKAN SAAT KAMU DIHARUSKAN UNTUK TERLIHAT MENYEBALKAN

by Fauzan on Nov.22, 2009, under

Apa yang sedang kamu lakukan adalah prioritas mu, setidaknya untuk saat ini. Menurut pengalaman pribadi penulis, Jika suatu keadaan mengharuskan kamu untuk mengesampingkan satu customer untuk kepentingan yang lebih PERLU, ada baiknya kamu mempertimbangkan sikap-sikap dibawah ini.

1.Berbicara dengan tinggi hati kepada customer
Katakana saja kepada customer bahwa ada hal penting yang ingin saya lakukan, seperti bermain game sambil menikmati waktu sore dirumah. Mungkin saat mereka meminta tolong, mereka juga sebenarnya ingin mengatakan hal yang sama kepada kamu, hanya saja mereka terlalu enggan mengatakannya.kalimat yang bisa kamu ucapkan diantaranya "ah, anda tidak akan memahami kesibukan saya" atau "yah, kadang kesibukan saya membuat kehidupan saya lebih berwarna".

2.Membuat masalah customer terlihat seperti penghinaan terhadap keahlian kamu.
Jika customer yang merepotkan kamu tadi sudah terlihat jelas memiliki masalah sepele karena kurangnya pengetahuan mereka – ataulebih tepat sebuah kebodohan – dan itu sudah sangat merepotkanmu, sudah saatnya kamu mengatakan, "sepertinya anda harus belajar dari pengalaman anda tadi", tawarkan solusi dengan tidak gratis untuk kesempatan ini.

3.Tidak datang ke pertemuan yang telah dijanjikan.
Melupakan customer yang menjengkelkan merupakan teknik yang cukup bagus selama kamu bisa mengalokasikannya dengan cara yang sewajarnya. Pastikan saat bertemu dengan customer jenis ini dikemudian hari, kamu tidak menyinggung tentang pertemuan yang sengaja dibatalkan tadi. Jangan meminta maaf apalagi membayar kerugian atas ketidak hadiran kamu. Ingat!, mereka lebih memerlukan kamu dibandingkan kamu membutuhkan mereka.

4.Jangan menyalakan ponsel kamu sampai kamu siap untuk diganggu.
Jangan pula membalas pesan suara yang ditinggalkan untuk kamu. Pesan yang ditinggalkan merupakan bukti bahwa mereka membutuhkan kamu tetapi mengesampingkan ketersediaan waktu yang kamu miliki. Pertimbangkan prioritas kamu saat itu. Jangan hiraukan Email masu dari customer yang merepotkan ini. Menghiraukan nya jelas merupakan kesalahan besar karena sejak dari awal mereka tidak boleh mengetahui email kamu dan memenuhinya dengan pertanyaan yang menggelikan. Kamu yang bekerja, terserah kamu dong nentuin siapa yang harus kamu perhatikan.

5.Hindari kontak mata
Arahkan mata kesekeliling ruangan, lihat apa yang bisa diperhatikan meskipun itu hal yang sangat sepele. Setelah customer kacangan ini selesai berbicara, kata-kata seperti "hmmmm?" atau "itu saja?" akan sangat meningkatkan factor kejengkelan mereka. Kamu pun akan merasa puas karena telah menaruh rasa sakit hati kepada customer mu.

6.Jawab saja "anda tidak akan mengerti"
Atau " jangan khawatir, ini pekerjaan para ahli seperti kami". Mengagumkan betapa efektifnya cara ini. Tidak hanya mereka menganggap kamu sombong, si customer mungkin akan segera menjauh bersama dengan sumpah serapah mereka. Kamu tidak akan diganggu oleh pertanyaan mereka lagi.

7.Atau bisa juga dengan "Biaya pekerjaan ini akan sangat tinggi"
Gunakan cara ini untuk customer yang terlihat sangat irit sedangkan keinginan mereka sangat SERAKAH. Katakan bahwa pekerjaan ini sama saja dengan mengganti struktur pekerjaan yang pertama dibuat. Pengganian itu juga mengharuskan adanya system baru, dan itu memerlukan biaya lebih. Berharaplah mereka menerima saran kamu dengan dua opsi, mereka tetap memakai kamu dengan biaya yang lebih tinggi, atau beralih ke tempat orang lain dan tidak akan mengganggu kamu lagi.

8.Saya tidak bisa mengerjakannya tanpa peralatan original.
Penolakan ini merupakan trik yang jitu saat kamu dihadapkan dengan customer yang kamu tahu betul bahwa orang tersebut tidak dalam keadaan "legal". Kamu tentu tidak ingin dicap sebagai pekerja "ilegal", bukan?

0 comments more...

0 comments

Post a Comment

Pengen baca artikel lain di blog ini?

Pake aja Search dibawah ini:

Kalo artikel yang kamu cari ga ada? tinggalin aja komentar disalah satu artikel. komentar kamu bakal jadi referensi buat artikel yang baru nantinya

There was an error in this gadget
There was an error in this gadget